Presiden: Masyarakat Jatim Siap Menerima Vaksin AstraZeneca
Superadmin
22 Maret 2021
1823
Jakarta, Iprahumas - Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 yang diselenggarakan di Pendopo Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Senin (22/3/2021).
Berdasarkan pantauan Iprahumas melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, nampak beliau tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB. Tanpa berlama-lama ia melakukan peninjauan terhadap proses vaksinasi di sana. Dari mulai kegiatan pendaftaran hingga pemberian sertifikat vaksin kepada para peserta beliau meninjau secara langsung.
Peserta yang ditargetkan untuk mendapatkan vaksinasi adalah tokoh agama, masyarakat yang masuk kategori lanjut usia (lansia), dan pekerja publik.
"Hari ini saya berkunjung ke kabupaten Sidoarjo untuk melihat proses vaksinasi, demi memastikan program vaksinasi berjalan lancar," kata Presiden Joko Widodo ketika memberikan sambutannya.
Presiden melanjutkan, antusiasme masyarakat dari Jatim pun terhadap program vaksinasi COVID-19 nampaknya sangat baik. Terbukti, para tokoh dari berbagai lintas agama siap menerima vaksin akan disalurkan pemerintah dalam beberapa waktu ke depan.
Para tokoh tersebut, menyatakan kesediaannya menggunakan vaksin yang disediakan oleh pemerintah sebagai upaya melawan pandemi. Dengan tujuan, wabah global ini dapat segera ditangani secara optimal oleh seluruh pemangku kepentingan yang terkait. Termasuk, vaksin yang baru didapatkan Indonesia beberapa waktu lalu yakni AstraZeneca. Para pemuka agama menyepakati bahwa, vaksin tersebut diperbolehkan diberikan kepada para umat dari berbagai agama, termasuk Islam.
"Jatim siap menerima vaksin AstraZeneca untuk berbagai rumah ibadah hingga pondok pesantren yang berada di sana," tuturnya.
Presiden berharap, seluruh elemen masyarakat di berbagai daerah bisa ikut mengikuti langkah masyarakat di Jatim dalam berpartisipasi aktif mengikuti vaksinasi. Mengingat, upaya ini adalah perjuangan dari seluruh elemen masyarakat untuk mengentaskan wabah global COVID-19 di tanah air.
"Ini dapat dicontohkan oleh seluruh pemangku kepentingan di daerah-daerah lain. Sehingga vaksinasi dapat berjalan dengan sukses," pungkasnya.
Berita Lainnya
Winner or Losers: Memposisikan Diri dalam Determinasi TIK
4214
07 Juli 2020
Kampanye Virtual, Mengenal Kandidat Ketua PC Iprahumas BRIN
1519
30 Juli 2022
PeduliLindungi, Sudah Sejauh Mana Melindungi
2654
04 Oktober 2021